The Beginning: Filipina, Kamu Seru!

Ninoy Aquino International Airport, Manila, Philippines
Ninoy Aquino International Airport, Manila, Philippines

Setiap kali ada kesempatan untuk traveling, saya selalu berusaha untuk memanfaakannya dengan baik. Bagaimana pun caranya! Maklum, saya agak susah untuk ambil cuti di kantor. Plus, tabungan saya juga ngga selalu cukup untuk traveling. Setiap kali ada promo tiket atau ada pinjaman kartu kredit, langsung hajar tentukan tujuan!

Setelah tahun lalu menjajal Phi Phi Island di Thailand, tahun ini saya, Ruth, dan Anti berhasil merasakan panas matahari di Boracay Island, Filipina. Summertime! Perjalanan selama 5 hari ini kami habiskan 2 hari 1 malam di Boracay dan 3 hari 2 malam di Manila. Waktunya kurang panjang, memang… But that was the way we see the world!

Tiket pesawat Cebu Pacific Air udah kami booking sejak Februari 2013. Harganya jauh lebih terjangkau, Rp 4.697.892 untuk 3 tiket Jakarta – Manila – Jakarta. Harga dibulatkan menjadi Rp 4.700.000, jadi setiap orang menghabiskan Rp 1.566.666. Ini adalah payment details-nya:

Payment Details Cebu Air Pacific Manila - Jakarta - Manila
Payment Details Cebu Pacific Air, Tujuan Manila – Jakarta – Manila

Pesawat berangkat dari Terminal 2D Soekarno-Hatta International Airport Senin dini hari, jam 00.20 WIB.

TIPS: Selalu dengarkan baik-baik setiap pengumuman boarding saat udah di ruang tunggu. Kalau terdengar ngga jelas, segera tanyakan ke petugas bandara. Cebu Pacific Air terkenal sering mengganti gate di menit-menit terakhir saat penumpang udah check-in.

Anti, Ruth, dan saya beberapa jam sebelum boarding menuju Manila
Anti, Ruth, dan saya beberapa jam sebelum boarding menuju Manila

Sebetulnya saya ngga terlalu suka penerbangan malam. Rasanya lebih ngeri aja… Tapi alhamdulillah perjalanan selama 5 jam, berjalan lancar. Terselamatkan oleh Decolgen, jadi saya tidur selama di pesawat. Saya tiba di Ninoy Aquino International Airport (NAIA) jam 5.20 waktu Manila, satu jam lebih cepat dari Jakarta. Walaupun cuma ‘nyebrang’ negara, tapi ternyata jet-lag juga. Atau mungkin karena lagi enak tidur tiba-tiba harus bangun, jadi pas antri di imigrasi mood-nya kacau balau. Dan saya ngga suka bangun pagi!

Signage di International Arrival Gate Ninoy Aquino International Airport, Manila
Signage di International Arrival Gate Ninoy Aquino International Airport, Manila

Terminal 3 NAIA ini adalah terminal paling baru dan paling besar. Tempatnya nyaman dan dingin. Penanda dengan ukuran super besar bisa terlihat dari segala arah, jadi ngga akan kesulitan untuk cari tempat-tempat seperti toilet atau food court. Petugas imigrasi-nya pun ramah. Saat paspor diperiksa, saya sempat ditanya “Are you going to Boracay also?”

Berhubung flight ke Boracay Island adalah jam 14.20 waktu Manila dari Terminal 4 dan belum check-in, akhirnya kami memutuskan untuk nunggu di food court lantai 3. Pilihan makanannya ngga terlalu banyak tapi lengkap dan disitu ada mini market dan tempat duduk mirip-mirip CK lah… Sambil nunggu makanan, saya jalan-jalan ke lantai 2 dan kaget waktu menemukan mushala! Tertulisnya Muslim Prayer Room. Sedangkan buat yang non-muslim, bisa berdoa di Chapel yang tersedia di setiap lantai di NAIA.

NAIA yang muslim friendly :)
NAIA yang muslim-friendly

Tepat di seberang Muslim Prayer Room, ada toilet dan tempat wudhu. FYI, Comfort Room adalah sebutan untuk ‘toilet’ di Filipina, dan Muslim Footwash adalah tempat wudhu. Jangan bayangkan keran dengan air mengalir, tempat wudhu yang tersedia hanya berbentuk shower spray hehehe… Toilet-nya juga kering, jadi ngga usah khawatir soal kebersihan. Semuanya terjamin. Walaupun saya wudhu pakai semprotan, segitu juga alhamdulillah bisa shalat di tempat yang bersih dan rapi. Mukena dan sajadah-nya juga wangi.

TIPS: Kalau mau ke toilet dimana pun di Filipina, tanya atau cari tulisan Comfort Room atau CR.

Tempat berwudhu di Comfort Room NAIA
Tempat berwudhu di Comfort Room NAIA

Biasanya kalau baru tiba di suatu negara, hal yang paling banyak dicari di airport adalah prepaid SIM card provider lokal yang bisa dipakai untuk SMS dan internetan. Iya, saya juga pas keluar dari arrival gate langsung cari booth GLOBE, provider di Filipina yang terkenal paling bagus. Saya beli SIM card seharga 300 PHP atau Rp 78.000 – dengan rate Rp 260 – dan biaya full speed internet Supersurf 220 PHP atau Rp 57.200 untuk 5 hari. Sisa pulsa 80 PHP bisa dipakai buat SMS.

TIPS: Ada pilihan provider SMART yang lebih murah tapi jangkauannya ngga terlalu luas. Walaupun mahal, terbukti GLOBE paling bagus sinyalnya karena saya tetep bisa terima email di tengah-tengah laut saat pemandangan kiri-kanan cuma pulau dan perahu!

Booth GLOBE ini bisa ditemukan tepat di depan international arrival gate NAIA
Booth GLOBE bisa ditemukan tepat di depan international arrival gate NAIA

Di seberang NAIA, ada mall besar namanya Resort World di daerah Pasay City, Manila. Lumayan sih buat killing time nunggu boarding ke Boracay Island. Tapi karena ngga ada jembatan penyebrangan – Resort World dan NAIA dipisahin sama jalan besar – jadi saya ngga mampir kesana.

TIPS: Ada shuttle gratis khusus buat yang mau ke Resort World dari airport Terminal 1, 2, dan 3 NAIA. Kalau dari Terminal 3, setelah melewati pintu keluar, jalan ke arah kanan dan cari BAY 8 dan cari booth shuttle Resort World warna merah. Bis berangkat setiap 60 menit.

Jarak dari Terminal 3 ke Terminal 4 – khusus keberangkatan domestik – lumayan jauh. Tersedia shuttle antar-terminal dengan tarif 20 PHP atau Rp 5.200 untuk sekali jalan. Shuttle berangkat dari Terminal 3, BAY 8 – Bay adalah area tempat menunggu shuttle atau taksi di Terminal 3. Untuk naik shuttle ke Terminal 4, ada penanda seperti ini:

Shuttle antar-terminal NAIA berangkat setiap 20 menit
Shuttle antar-terminal NAIA berangkat setiap 20 menit

Here come the bus to Terminal 3, Manila Domestic Terminal… ***

Shuttle antar-terminal NAIA dengan tarif 20 PHP
Shuttle antar-terminal NAIA dengan tarif 20 PHP
Advertisements

7 thoughts on “The Beginning: Filipina, Kamu Seru!

  1. hae mbak..infonya berguna sekali..anyway, itu full speed internet yang sebulan mahal banget y??saya mw stay disana untuk 6 bulan..

    1. Hai Mbak Putri… Thanks for reading my post! :) Iya Mbak itu termasuk mahal karena hanya seminggu. Tapi kalau beli/langganan yang sebulan, jatohnya lebih murah. Seru ih stay 6 bulan! Dalam rangka apa Mbak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s