Jadi Nanti Saya Ngapain di Belanda?

Hey! Baru 2 hari setelah dapat e-mail tentang beasiswa short-course ke Belanda, sore ini saya udah nerima Acceptance Letter dari Radio Netherlands Training Center (RNTC) di Hilversum. Invoice untuk pembayaran biaya sebanyak 20% dari total biaya keseluruhan pun udah saya terima, tinggal diproses ke bank.

Acceptance Letter from RNTC
Acceptance Letter from RNTC

Alhamdulillah, biaya tambahan yang harus saya bayar sebesar Rp 8.900.000 pun udah tersedia juga. Allah Maha Baik, semuanya sangat dimudahkan. Saya juga udah mulai belajar Bahasa Belanda nih… Lumayan lah ngucapin ‘goedemorgen’ doang sih udah lancar hehehe!

Anyway, nanti tuh saya sebenernya ngapain sih sekolah di Belanda?

Radio Netherlands Training Center (RNTC)

Tempat saya akan menuntut ilmu di Belanda adalah Radio Netherlands Training Center atau RNTC yang terbentuk sejak tahun 1969. RNTC adalah lembaga pelatihan bagi jurnalis muda media cetak, elektronik, dan online dari seluruh dunia. RNTC terbentuk atas kerjasama antara Radio Netherlands Worldwide dan Kementrian Luar Negeri Belanda untuk foreign affairs. Setiap tahunnya, ratusan jurnalis muda dari seluruh dunia berkumpul di Kota Hilversum, Belanda, untuk menuntut ilmu di RNTC.

Penduduk Hilversum menjadikan RNTC sebagai kebanggan kota karena kegiatan-kegiatan yang berlangsung di RNTC menjadikan Hilversum sebagai ‘Kota Media’ di Belanda dan miniatur dunia. Setiap tahunnya, ada ratusan warga dari 60 negara di dunia, berkumpul di Hilversum dan belajar mengenai perkembangan media massa. Hilversum memiliki banyak stasiun radio dan televisi yang berskala nasional dan internasional. Penduduknya pun didominasi oleh praktisi media dan film makers. Hilversum ini termasuk kota kecil loh! Penduduknya cuma sekira 84 juta jiwa…

Jarak dari Amsterdam ke Hilversum juga ngga terlalu jauh, hanya 15 menit ditempuh pakai kereta. Karena termasuk ‘kota kecil’ dan banyak pelajar tinggal disana, jam 6 sore toko-toko di Hilversum udah pada tutup. Hahaha! Kalau mau hangout bisa sih ada beberapa bar yang buka sampai malem atau palingan geser main ke Amsterdam aja.

Informasi yang lebih lengkap tentang RNTC bisa dibaca di http://www.rntc.nl/ atau LIKE Facebook Fan Page-nya di http://www.facebook.com/fanpagerntc?ref=stream&hc_location=stream.

Di website-nya ada lengkap semua informasi tentang pendaftaran buat short-course berikutnya, termasuk informasi tentang beasiswa dari Netherlands Fellowship Program (NFP), beasiswa dari Pemerintah Belanda.

Saya adalah salah seorang yang beruntung mendapatkan beasiswa dari RNTC walaupun hanya parsial, saya membayar 20% dari total biaya secara keseluruhan. Awalnya saya juga daftar untuk beasiswa dari NFP supaya ngga usah mengeluarkan biaya berakhir gagal. Tapi karena IPK dan pengalaman kerja saya yang udah hampir 8 tahun di radio, maka RNTC memberikan beasiswa-nya untuk saya. Selain itu, saya berasal dari Indonesia yang termasuk pada daftar negara dunia ketiga dengan low-middle income berdasarkan data World Bank. Maka penerima beasiswa RNTC pun diutamakan dan kebanyakkan berasal dari negara-negara seperti Afghanistan, Palestina, Costa Rica, Pantai Gading, Ekuador, India, Nepal, Sri Lanka, dan puluhan negara dunia-ketiga lainnya.

Short-Course Broadcast Management

Sebagai lembaga training untuk praktisi media, RNTC menyediakan banyak kelas yang menarik buat diikuti, durasinya pun bervariasi: Minimal 2 minggu sampai 6 minggu, tergantung pada materi yang harus dipelajari. Misalnya, kelas Broadcast Journalism yang memperlajari tentang produksi berita di media massa, Financial Management for Managers yang mempelajari tentang keuangan perusahaan, Internet for Journalists yang mempelajari jurnalisme online, The Magic of Radio, Multimedia Journalism, Radio and TV Journalism, Smartphone Reporting, dan yang paling seru buat saya adalah Mastering Social Media! Waktu saya daftar ke RNTC melalui NFP, hanya tersedia short-course Broadcast Management, maka kelas ini yang saya ikuti. Lagipula cocok dengan latar belakang pekerjaan saya di radio dan televisi.

Broadcast Management atau nama lengkapnya International Course of Broadcast Management yang akan saya ikuti, berlangsung selama 2 minggu. Short-course ini ditujukan untuk manajer level awal supaya bisa lebih maksimal dalam bekerja bersama staf di tingkat top management. Dalam 2 minggu, saya akan belajar tentang teori program, kerja praktek di media massa lokal, dan mengerjakan tugas akhir. Padat! Singkat!

Kalau baca modul-nya, setelah mengikuti short-course ini harapannya saya akan jadi praktisi media massa yang mampu memberikan analisis media massa dan kebijakan manajemen, bisa mengikuti tren inovasi media, dan juga bisa lebih efektif dalam melakukan perekrutan karyawan baru.

This is gonna be extra-fun!

Holi-working at The Netherlands: Liburan-Colongan

Kesempatan untuk pergi ke Belanda ini anugrah banget buat saya! Udah lamaaaaaa banget jadi cita-cita saya… Sejujurnya saya ngga mau kalau pergi ke luar negeri – apalagi ke Eropa – cuma buat liburan. Hahaha! Pengennya tuh kalau pergi ke luar negeri, sambil sekolah. Eh, ternyata bener jadi kenyataan… Sebetulnya bisa extend nih biar bisa jalan-jalan ke Paris. Tapi belum kepikiran. Sekarang saya lagi nungguin proses pembuatan visa di Kedubes Belanda di Jakarta.

‘Cuti’ dari ARDAN GROUP selama 2 minggu di bulan September nanti juga saya manfaatin sebagai liburan. Semoga ijin dari HRD bisa keluar secepatnya. Kalau ternyata dipersulit dan ijinnya ngga ada, saya sih ngga keberatan buat resign :’) *eaaaaaaaaa!!!*

Baiklah. Nanti saya terusin lagi ceritanya yah… ***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s