Imazato Guest House: The Nicest from Osaka

Mencari tempat penginapan di luar negeri memang gampang-gampang-susah. Begitu juga saat saya lagi mempersiapkan trip ke Jepang. Osaka masuk menjadi kota yang dikunjungi karena saya akan bermain di Universal Studios Japan (USJ). Tak ingin datang terlalu siang ke USJ, maka saya memutuskan untuk bermalam sehari di Osaka. Dari situs Booking.com, saya menemukan Imazato Guest House, sebuah hostel kecil khusus perempuan di kawasan Imazato, distrik Higashinari-ku, Osaka. Lokasinya yang strategis dan dekat dengan Imazato Station, serta harga per malam yang terjangkau, membuat saya mantap memilih hostel ini untuk beristirahat di Osaka.

Dari Hiroshima Station, saya berangkat jam 2 siang dan tiba di Shin-Osaka Station jam 4 sore. Dari Shin-Osaka Station, saya beranjak menuju Imazato Station menggunakan subway. Sesampainya di Imazato Station, sebetulnya hanya perlu berjalan kurang-lebih 5 menit menuju hostel. Karena saya internet-less dan hanya berbekal screen-capture Google Map, ditambah kemampuan saya dalam membaca peta adalah di bawah rata-rata, pada akhirnya saya harus memutar jalan berkali-kali dan bertanya sana-sini untuk bisa menemukan Imazato Guest House.

Orang pertama yang saya mintai tolong adalah seorang pegawai kios makanan. Dengan bahasa Inggris terbata-bata, dia menunjukkan arah ke tempat tujuan saya dengan bahasa tubuh, yang kalau diterjemahkan menjadi ‘lurus, lalu belok kiri’. Setelah saya ikuti petunjuknya, saya gagal! Saya kembali memutari jalan, mengulang perjalanan dari pintu keluar Imazato Station. Setelah berjalan lurus dan belok kiri sesuai petunjuk, feeling saya mengatakan kalau saya salah jalan (lagi!). Saya kembali bertanya sama pegawai convenience store yang, lagi-lagi, kurang fasih berbahasa Inggris. Dia bilang, saya harus menyebrang jalan, lalu belok kiri. Entah kenapa, saya merasa ngga yakin dengan informasi darinya. Akhirnya saya putuskan untuk berbalik arah tanpa menyebrang jalan.

20160416_090145.jpg
An afternoon at Osaka

Hmmm… Hari udah semakin sore dan saya udah mulai lelah jalan kaki. Sampai akhirnya, saya bertemu dengan seorang remaja yang berjalan dari arah berlawanan. Dilihat dari penampilannya, dia sepertinya baik nih. Saya beranikan diri untuk bertanya.

“Sumimasen, do you know how to get to Imazato Guest House?” ujar saya sambil menyodorkan secarik kertas bertuliskan alamat hostel.

“Ah, Imazato. Haik…” jawabnya. Seketika dia mengeluarkan iPhone dan membuka aplikasi Google Map. Setelah ketak-ketik, akhirnya dia berjalan sambil menggerakkan tangannya seolah berkata ‘ikut saya aja’. Sekali lagi saya pastikan, “Do you know how to get there?” dan dia menjawab “Yes, yes.”

Sambil berjalan beriringan, saya berusaha untuk membuka obrolan dan berkali-kali berterima kasih serta meminta maaf karena merepotkan. Remaja perempuan ini hanya tersenyum sambil berusaha mencari kata-kata dalam bahasa Inggris supaya bisa ngobrol dengan saya. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya kami sampai di Imazato Guest House. Percayalah, gadis ini mengantarkan saya sampai di depan pintu masuk hostel! Can’t thank her enough! Sebelum berpisah, saya sempatkan untuk berfoto dan bertukar alamat email.

20160415_171350.jpg
Meet Kanako Nakayana

Alhamdulillah, senang akhirnya bisa sampai di hostel. Saya disambut seorang staf Imazato Guest House bernama Bo Yeon. Dia mengajak saya berkeliling hostel dan menunjukkan dimana letak kamar mandi, toilet, dapur, menjelaskan beberapa peraturan hostel, dan mengajarkan saya membuka dan menutup kunci pintu utama. Saya langsung jatuh cinta pada rumah kecil berlantai 2 ini, sejak pertama kali berdiri di halaman depan. Suasananya nyaman, sejuk, rapi, bersih dan terasa seperti di rumah sendiri. Saya diperbolehkan menggunakan peralatan dapur untuk memasak atau membuat roti dan menyimpan minuman di kulkas. Piring, gelas, dan berbagai macam minuman seduh tersedia di meja dapur. Hostel ini juga menyediakan gratis teh, air putih, dan koneksi internet super cepat.

Letak dapur dan ruang tengah-nya bersebrangan. Ruang tengah ini serupa lobby tempat berkumpul bersama penghuni lainnya. Sore itu saya bertemu 2 orang turis asal Australia yang baru pulang jalan-jalan dari Osaka Castle. Terdapat sofa empuk lengkap dengan bantal-bantal untuk bersantai. Di sekelilingnya juga ada beragam peta yang mempermudah turis untuk berwisata di Osaka. Ada dua kamar mandi dan dua toilet mungil disini, lengkap dengan bermacam-macam toiletries yang bisa dipakai oleh penghuni hostel.

Semua tempat tidur terdapat di lantai dua. Setelah menaiki tangga kecil dan melewati lorong pendek, sampailah saya di ruangan luas dengan jejeran bunk-bed di sisi kiri kanannya. Di ujung kiri ada lemari besi untuk menyimpan barang-barang berharga dan di ujung kanan yang sedikit lebih luas, ada jendela besar yang langsung menghadap ke jalan. Ada dua bean bag terseimpan di atas lantai berkarpet dan satu kaca setinggi badan untuk bersolek. Sore itu, sepertinya para tamu hostel belum semua datang karena masih sepi dan hanya ada saya sendiri. Setelah merapikan tas dan barang-barang di bed #201, saya kembali turun ke ruang tengah dan bertemu Bo Yeon yang pamitan karena shift kerjanya sudah selesai. Perlu saya tulis sekali lagi, bahwa Imazato Guest House ini adalah hostel khusus perempuan ya…

20160416_085331.jpg
Imazato Guest House
20160415_175322.jpg
Lobby
20160415_175246.jpg
Menu minuman untuk sarapan
20160415_175228.jpg
Doodle yang mencantumkan nama-nama tamu Imazato Guest House
20160415_175354.jpg
The kitchen
20160415_175650.jpg
Dinding penuh dengan peta buat petunjuk jalan-jalan di Osaka
20160415_174154.jpg
Lorong dekat toilet di lantai dua
20160415_174246
Toilet yang bersih dan wangi
Pelembab wajah dan body lotion yang bisa dipakai sesuka hati
Pelembab wajah dan body lotion yang bisa dipakai sesuka hati
The bathroom
The bathroom
20160416_073838
Tamu hostel diajak untuk selalu menjaga kebersihan kamar mandi
20160415_174307
Review 8.7 dari Booking.com
20160415_174131
Bunk bed
20160415_191043.jpg
Dari tempat tidur #201
20160415_191058
Occupied bunk bed

Pagi hari keesokan hari-nya, setelah nyenyak tidur dengan selimut tebal dan hangat, saya turun ke lobby dan bersiap untuk check-out. Saya disambut oleh Yu-San yang langsung dengan sigap membuatkan saya sarapan dua potong sandwich, potongan buah-buahan segar, dan segelas kopi sesuai dengan request saya. Ngga lama kemudian, beberapa tamu lain mulai berdatangan ke lobby dan kami pun sarapan bersama-sama. Setelah membereskan peralatan makan, saya pun segera berpamitan dan bergegas menuju Imazato Station. Sayonara! I definitely will come back to Imazato Guest House

RECOMMENDED FOR YOU

Teruntuk kamu yang berencana untuk jalan-jalan ke Osaka, terutama untuk perempuan yang bepergian sendiri seperti saya, Imazato Guest House ini bisa jadi pilihan tempat kamu menginap. Staf-nya ramah dan helpful. Untuk semalam, saya membayar ¥3.000 sudah termasuk sarapan. Pembayaran hanya menggunakan uang cash, tidak tersedia debit atau credit card. Lokasinya strategis, dekat dengan jalan raya, Lawson Station, Yoshinoya, dan beberapa toko lain. Dari Imazato Station (Sennichimae Line), ambil Exit 8. Setelah itu belok kiri dan berjalan lurus. Perhatikan di kanan trotoar, ada bendera Imazato Guest House dan tinggal belok ke jalan kecil di sebelah kiri. Posisi hostel ada di sebelah kanan.

Alamat:

1-11-15, Oimazatonishi, Higashinari-Ku Osaka-Shi, Osaka, 537-0014, Japan

Fasilitas:

Sewa sepeda, koneksi internet, hair dryer, setrika, kulkas, individual temprature control, sabun mandi, sampo, conditioner, handuk, slippers, lemari penyimpanan.

20160416_080657.jpg
Sarapan di Imazato Guest House
20160416_083836.jpg
Bersama tamu-tamu hostel
20160416_085234
An afternoon at Osaka
20160415_172242
Warmest welcome, hardest goodbye

Official Website: http://imazatogh.com/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s